Analisis Hasil Belajar Peserta Didik melalui Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan TARL
Abstract
Abstract: This research aims to identify student characteristics and analyze student learning outcomes through problem-based learning with the TaRL approach. The TaRL approach plays a role in learning by dividing students into groups based on the level of understanding each student has. Using this approach, students will express their learning process more easily, and teachers will achieve the expected learning goals more easily. The research method uses a mixed approach with data collection through open interviews, direct observation, pretest and posttest. The analysis results show that students' abilities vary, especially in science subjects. The TaRL approach allows grouping of students according to level of understanding, so that learning is effective. The results obtained were an increase in learning outcomes after implementing problem-based learning with the TaRL approach. The average class score increased, with 85% of students reaching the KKM. This research concludes that the TaRL approach through problem-based learning effectively improves student learning outcomes, especially for classes with heterogeneous abilities.
Keyword: learning outcomes; problem solving; Teaching at the Right Level
Abstrak: Penelitian ini bertujuan utuk mengindentifikasi karakteristik peserta didik dan menganalisis hasil belajar peserta didik melalui pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan TaRL. Pendekatan TaRL berperan dalam pembelajaran dengan cara membagi peserta didik ke dalam kelompok berdasarkan tingkat pemahaman yang dimiliki setiap peserta didik. Dengan menggunakan pendekatan ini, peserta didik akan lebih mudah mengekspresikan proses belajarnya dan guru akan lebih mudah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mix-method) dengan pengumpulan data melalui wawancara terbuka, observasi langsung, pretest, dan posttest. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik yang beragam khususnya pada mata pelajaran IPAS. Pendekatan TaRL memungkinkan pengelompokan peserta didik sesuai tingkat pemahaman, sehingga pembelajaran menjadi efektif. Hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan hasil belajar setelah implementasi pembelajaran berbasis masalah dengen pendekatan TaRL. Nilai rata-rata kelas meningkat, sebanyak 85% peserta didik mencapai KKM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan TaRL melalui pembelajaran berbasis masalah efektif dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, terutama untuk kelas yang memiliki kemampuan yang heterogen.
Kata Kunci: Teaching at the Right Level; pembelajaran berbasis masalah; hasil belajar
Full Text:
PDFReferences
Elitasari, H. T. (2022). Kontribusi Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21. Jurnal Basicedu, 6(6), 9508–9516. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i6.4120
Irianti, R. I. (2024). Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pengimplementasian Pendidikan yang Sesuai dengan Kodrat Alam dan Zaman. Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 1(2), 10. https://doi.org/10.47134/ptk.v1i2.56
Jusriani, Hardin, Ngandoh, S. T., & Ali, A. (2024). Model Problem Based Learning dengan Pendekatan TaRL untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta Didik di SMPN 14 Makassar. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran, 6(2), 1069.
Maulana, M. A., & Mediatati, N. (2023). Penerapan Model Project Based Learning Melalui Pendekatan Culturally Responsive Teaching Untuk Meningkatkan Kolaborasi dan Hasil Belajar Siswa. Literasi (Jurnal Ilmu Pendidikan), 14(3), 153. https://doi.org/10.21927/literasi.2023.14(3).153-163
Mokol, N. A., Juni, F., Putri, K., Wulandari, M. T., Waluyo, R. A., & Suni, M. H. (2022). Pengaruh Perkembangan Teknologi Dalam Pembelajaran Abad 21 Pendidikan Kewarganegaraan Di Indonesia. Seminar Nasional Hasil Riset Dan Pengabdian, April, 1082–1088.
Pranowo, E., & Ardiyaningrum, M. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif STAD Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas IV SD Negeri Dukuh 1 Sleman. LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan), 10(1), 1. https://doi.org/10.21927/literasi.2019.10(1).1-8
Pratama, M. A. (2023). Improving Student Learning Outcomes Through the TaRL Learning Model on Discussion. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 53–59. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i1.644
Risanjani, A., Ambarwati, R., & Widiastutiningsih, N. (2024). Implementasi Pendekatan TaRL untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS Kelas IV. Seminar Nasional Sosial Sains, Pendidikan, Humaniora (SENASSDRA), 3(1), 185–190. http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SENASSDRA
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. In Bandung : Alfabeta. http://repository.uin-malang.ac.id/4643/
Widodo, S., & Wardani, R. K. (2020). Mengajarkan Keterampilan Abad 21 4C ( Communication , Collaboration , Critical Thinking and Problem Solving , Creativity and Innovation ). MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 7(September), 185–197.
DOI: https://doi.org/10.54314/jpe.v12i1.2451
Article Metrics
Abstract view : 261 timesPDF - 139 times





