Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok
Abstract
Keywords: motivation, group guidance
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran motivasi belajar siswa setelah mendapat layanan bimbingan kelompok, dan untuk mengetahui apakah motivasi belajar dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok. Subyek penelitian ini yaitu 10 siswa kelas VII-6 SMP Negeri 6 Kisaran yang terdiri atas 8 siswa bermotivasi belajar rendah dan 2 siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, agar terjadi dinamika kelompok. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, skala motivasi belajar dan observasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif persentase dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sebelum memperoleh perlakuan berupa bimbingan kelompok, sebesar 44,4% kategori rendah. Setelah diberi layanan bimbingan kelompok pada sikus I, motivasi belajar siswa meningkat menjadi kategori sedang sebesar 65%. Sedangkan pada siklus II motivasi belajar siswa terus meningkat menjadi kategori tinggi dengan perolehan sebesar 74%. Hal ini menunjukkan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VII-6 di SMP Negeri 6 Kisaran.
Kata kunci: motivasi, bimbingan kelompok
Full Text:
PDFReferences
Anni, C.T. 2006. Psikologi Belajar. Semarang: Unnes Press.
Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Djaali, H. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Djamarah, S.B. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Haryanto. 2006. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Hidayat, D.R. dan Badrujaman, A. 2012. Penelitian Tindakan Dalam Bimbingan Konseling. Jakarta: PT Indeks Permata Puri Media
Mugiarso, H. 2009. Bimbingan dan Konseling. Semarang: UNNES Press.
Prayitno. 2004. Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok (L6) (L7). Padang: Universitas Negeri Padang.
Romlah, T. 2001. Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. Malang: Universitas Negeri Malang.
Sardiman A. 2010. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Panjaitan, D. J. (2017). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Metode Pembelajaran Langsung. JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC, 1(1), 83-90.
Sapta, A. Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa yang Diberi Umpan Balik Berupa Angka Saja Dengan Umpan Balik Berupa Angka Disertai Komentar. AGMASU Research, 1(1), 85-92.
Sapta, A. PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN ELABORASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER.
Sembiring, M. A., Sibuea, M. F. L., & Sapta, A. (2018). Analisa Kinerja Algoritma C. 45 Dalam Memprediksi Hasil Belajar. JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH, 1(1), 73-79.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudjana, N. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya
Sugiyono. 2007. Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sukiman. 2011. Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru Pembimbing. Yogyakarta: Paramitra Publishing.
Suryabrata, S. 2011. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Article Metrics
Abstract view : 300 timesPDF - 51 times